
HILMI - ACEH, Laporan situasi dan kondisi terkini pasca banjir bandang yang melanda Provinsi Aceh menunjukkan keadaan yang sangat memprihatinkan. Banjir bandang ini telah menyebar di 16 kabupaten dari 18 kabupaten dan 5 kota di Aceh.
Laporan khusus ini disampaikan langsung oleh Ketua DPP HILMI FPI, Habib Ali Al Hamid, yang berada onsite, mengunjungi beberapa area terdampak, dan melihat secara langsung kondisi yang masih sangat parah.
Di Desa Meunasah, Kabupaten Pidie Jaya, serta di Biereun dan beberapa daerah lainnya, kondisi tak jauh berbeda.
Rumah-rumah warga, masjid, pesantren (dayah), dan masih banyak area pemukiman lainnya tertutup oleh tanah yang terbawa oleh banjir bandang. Ketebalan tanah mencapai rata-rata 2 hingga 3 meter, sehingga membuat banyak bangunan dan fasilitas masyarakat tidak bisa digunakan lagi.

Kondisi ini tidak bisa lagi direspon hanya oleh tenaga manusia. Penanganan membutuhkan alat berat, seperti excavator, beko, dan truk besar untuk pengangkutan tanah.
Situasi ini sangat memprihatinkan, terutama menjelang bulan Ramadhan, karena warga masih belum bisa kembali ke rumah mereka masing-masing dan belum bisa memulai aktivitas sehari-hari.
Di beberapa titik yang terdampak parah, seperti di Desa Meunasah, Kabupaten Pidie Jaya, pembersihan tanah sedang dilakukan dengan bantuan beko dan excavator. Harga sewa alat berat per 50 jam berkisar 20 juta rupiah, sehingga proses pembersihan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar bisa terlaksana lebih cepat.
Habib Ali Al Hamid sendiri mencoba mendatangi satu per satu wilayah bencana terparah yang telah bisa diakses jalannya. Beliau mendata secara langsung apa saja yang perlu dilakukan dan mendengar harapan warga Aceh.
Warga berharap agar Pemerintah Pusat segera menetapkan kondisi di Aceh sebagai Bencana Nasional. Mereka juga berharap kepada Ayahanda Presiden Prabowo agar bergerak lebih jauh dan lebih konkret dalam tahap pemulihan pasca-bencana.

Banyak warga kehilangan tempat tinggal dan pekerjaan. Mereka masih berharap dukungan dari Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, serta seluruh rakyat Indonesia. Ini bukanlah keinginan mereka, tetapi kondisi yang memaksa mereka untuk terus berharap.
Kini, lebih dari sebelumnya, mereka sangat membutuhkan bantuan kita. Ayo kita kembali bantu saudara sebangsa di Aceh agar mereka segera mampu bergerak dan menghadapi kehidupan sehari-hari.
Mari terus bantu saudara kita di berbagai wilayah, dengan berbagai bantuan kemanusiaan, sosial, bencana alam dan lainnya
Salurkan donasi anda melalui :
Bank BSI 7855 58 8875
An.Yayasan HILMI Persaudaraan Islam.
Konfirmasi 0877 7533 9415

Baca Juga :







