
HILMI - Sigi, Setelah menyalurkan bantuan darurat berupa paket sembako dan air minum pada tahap pertama dan kedua, Hilal Merah Indonesia (HILMI) kembali melanjutkan aksi kemanusiaannya dengan membangun hunian bagi penyintas gempa bumi di Kabupaten Sigi.
Pada Sabtu (27/6/2026), HILMI memulai pembangunan rumah untuk Mama/Oma Kautcher, seorang lansia berusia 97 tahun yang rumahnya roboh akibat gempa berkekuatan 6,8 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Sigi pada 16 Juni 2026.
Mama/Oma Kautcher, warga Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, kehilangan satu-satunya tempat tinggal setelah rumahnya rata dengan tanah diterjang gempa.
Selama beberapa hari pascabencana, perempuan lanjut usia yang beragama Kristiani tersebut bertahan hidup di sebuah tenda darurat yang dibuat dari terpal dan sisa-sisa puing bangunan rumahnya.
Saat melakukan asesmen di lokasi, Tim Relawan HILMI bersama Relawan Komunitas Pemulung Amal tidak hanya menyerahkan bantuan kebutuhan pokok. Tetapi, juga melihat langsung kondisi Oma Kautcher yang hidup seorang diri, sementara kelima anaknya tinggal berjauhan.
Dalam pertemuan itu, Oma Kautcher hanya berharap ada orang-orang baik yang bersedia membantunya memiliki tempat tinggal yang layak.
Harapan tersebut akhirnya terwujud. Karena, beberapa hari setelah asesmen dilakukan, tim relawan kembali datang, bukan hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga material bangunan untuk memulai pembangunan rumah baru.

Bersama anak Oma Kautcher dan warga sekitar, relawan bergotong royong memulai pembangunan hunian yang diharapkan menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi beliau.
Sambil menahan haru, Oma Kautcher mengaku tidak menyangka kunjungan pertama relawan menjadi awal dari terwujudnya rumah baru untuk dirinya.
"Saya tidak menduga kedatangan Tim Relawan HILMI beberapa hari lalu bukan hanya memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari, tetapi kembali datang membawa bahan-bahan bangunan untuk membangun rumah saya. Terima kasih kepada HILMI dan para donatur. Semoga semuanya selalu diberi kesehatan dan rezeki yang melimpah," ungkap Oma Kautcher.
Rasa syukur juga disampaikan oleh Pak Deny, putra Oma Kautcher yang beragama Islam. Ia mengaku baru mengetahui bahwa ibunya telah didatangi tim HILMI beberapa hari sebelumnya untuk melakukan asesmen.
"Saya sangat berterima kasih atas bantuan pembangunan rumah untuk mama saya. Alhamdulillah hari ini kami bisa memulai pembangunan berkat bantuan HILMI. Semoga semua kebaikan ini dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT. Saya juga berharap program ini terus berlanjut karena masih ada warga korban gempa di Desa Kamarora A dan Kamarora B yang belum mendapatkan hunian sementara yang layak," ujarnya.
Pembangunan rumah bagi Oma Kautcher menjadi bagian dari komitmen HILMI untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat pascabencana, tetapi juga mendampingi masyarakat hingga memasuki tahap pemulihan.
Melalui kepedulian para donatur dan semangat gotong royong para relawan, diharapkan semakin banyak penyintas gempa yang dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman serta harapan baru untuk melanjutkan kehidupan mereka.
Mari terus bantu saudara kita di berbagai wilayah. Yaitu, dengan berbagai bantuan kemanusiaan, sosial, bencana alam dan lainnya
Salurkan donasi anda melalui :
Bank BSI 7855 58 8875
An.Yayasan HILMI Persaudaraan Islam.
Konfirmasi 0877 7533 9415

Baca Juga :
