
HILMI - Muara Batu, Aceh Utara — Di tengah sisa-sisa duka akibat terjangan banjir bandang, cahaya harapan mulai kembali menyala bagi warga Desa Palu Raya, Kecamatan Muara Batu.
DPP HILMI FPI (Hilal Merah Islam – Front Persaudaraan Islam) kembali hadir menunjukkan komitmennya melalui program pemulihan jangka panjang bagi masyarakat terdampak.
Dalam kunjungan lapangan yang dilaksanakan pada Minggu, 22 Februari 2026, tim mencatat kondisi warga yang cukup berat. Dari total 230 Kepala Keluarga (757 jiwa), sebanyak 49 rumah hancur tak bersisa.
Selain itu, 24 warga berpulang ke rahmatullah akibat musibah tersebut. Data ini menjadi dasar penyusunan program pemulihan yang terarah dan berkelanjutan.
Memahami bahwa mayoritas warga menggantungkan hidup pada hasil pertanian, DPP HILMI FPI merumuskan langkah konkret untuk memulihkan sektor ekonomi desa melalui koordinasi bersama Pak Keuchik (Kepala Desa). Program prioritas yang akan dijalankan meliputi :
Program ini dirancang sebagai langkah pemulihan ekonomi jangka menengah agar warga tidak hanya pulih secara fisik. Tetapi, pulih juga kembali mandiri secara ekonomi.

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, DPP HILMI FPI juga menyiapkan program penguatan sosial dan spiritual bagi warga terdampak. Kegiatan ini meliputi :
“Harapan kami, dengan bantuan ini—walaupun mungkin belum sempurna—saudara-saudara kita di Palu Raya bisa bangkit kembali,” ujar perwakilan tim di lokasi.
Meski perjalanan dan proses pendataan berlangsung sejak pagi hingga sore, semangat warga dan nilai persaudaraan menjadi penguat bagi tim relawan. Program pemulihan ini akan terus berlanjut secara bertahap hingga Desa Palu Raya kembali pulih dan kehidupan masyarakat berjalan normal.
Mari terus bantu saudara kita di berbagai wilayah, dengan berbagai bantuan kemanusiaan, sosial, bencana alam dan lainnya
Salurkan donasi anda melalui :
Bank BSI 7855 58 8875
An.Yayasan HILMI Persaudaraan Islam.
Konfirmasi 0877 7533 9415

Baca Juga :







