
Bogor — HILMI bersama FPI Cariu terus melanjutkan program bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Bogor.
Hingga akhir Juli 2026, distribusi air bersih telah memasuki tahap keempat, menjangkau sejumlah kampung di Kecamatan Tanjungsari dan Kecamatan Cariu yang mengalami krisis air akibat musim kemarau.
Di Kecamatan Tanjungsari, bantuan air bersih disalurkan kepada warga di tujuh titik. Yaitu, Kampung Tegal Panjang, Kampung Sadang, Kampung Babakan Loa, Kampung Cijuyer, Kampung Babakan Jangkar, Kampung Sadang Lebak, dan Kampung Malingping.
Distribusi dilakukan menggunakan mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang kesulitan mendapatkan pasokan air.
Sementara itu, di Kecamatan Cariu, penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (30/7/2026) di Kampung Sadang, Desa Bantarkuning. Keesokan harinya, Jumat (31/7/2026), distribusi kembali dilanjutkan pada tahap keempat dengan titik penyaluran pertama di Kampung Cipendeuy, Desa Cariu, Kecamatan Cariu.

Program bantuan air bersih ini merupakan bagian dari aksi kemanusiaan HILMI dan FPI Cariu dalam merespons dampak musim kemarau yang menyebabkan berkurangnya ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor.
Kehadiran mobil tangki air diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat hingga kondisi kembali normal.
HILMI bersama FPI Cariu berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat yang terdampak kekeringan dan berupaya menjangkau wilayah-wilayah lain yang masih mengalami krisis air bersih.
Semangat gotong royong dan dukungan para donatur menjadi kekuatan utama agar program kemanusiaan ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Mari terus bantu saudara kita di berbagai wilayah. Yaitu, dengan berbagai bantuan kemanusiaan, sosial, bencana alam dan lainnya
Salurkan donasi anda melalui :
Bank BSI 7855 58 8875
An.Yayasan HILMI Persaudaraan Islam.
Konfirmasi 0877 7533 9415

Baca Juga :
