
HILMI - Aceh Tamiang, 5 Januari 2026 – Lebih dari sebulan pasca banjir bandang yang melanda 16 kabupaten di Aceh, SMA Negeri 1 Karang Baru masih diselimuti lumpur setinggi 1 meter.
Seluruh area sekolah, mulai dari 22 ruang kelas, 4 laboratorium, 1 perpustakaan, hingga 10 unit sanitasi siswa, terendam, sehingga proses belajar belum bisa berlangsung
Merespons permintaan bantuan dari pihak sekolah, Tim Relawan Nasional LPI HILMI FPI segera bergerak ke lokasi. Personil TNI dan Polri turut serta membantu, bekerja sama dengan relawan membersihkan seluruh area sekolah.
Salah satu tantangan yang dihadapi tim relawan adalah ketersediaan air bersih untuk pembersihan. Relawan mencari dan menyiapkan sumber air agar lumpur yang menutupi lantai ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan halaman sekolah dapat dibersihkan secara menyeluruh.
Proses pembersihan dilakukan dengan memanfaatkan selokan dan drainase sebagai jalur pembuangan lumpur, sehingga area sekolah kembali bersih dengan efektif.
Aksi ini bukan sekadar membersihkan fasilitas, tetapi juga menegaskan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan. Bersama-sama mengangkat lumpur, relawan, TNI, dan Polri menunjukkan bahwa semangat belajar dan solidaritas tidak pernah padam, meski Aceh baru saja menghadapi bencana besar.

Insya Allah, dengan sekolah yang kini kembali bersih, semangat Aceh untuk bangkit pasca-bencana semakin nyata. Setiap tetes keringat relawan, setiap upaya menyiapkan air bersih, menjadi simbol bahwa Aceh tidak hanya menyingkirkan lumpur, tetapi juga menyiapkan masa depan generasi muda dengan tekad, kebersamaan, dan harapan yang membara.
Mari terus bantu saudara kita di berbagai wilayah, dengan berbagai bantuan kemanusiaan, sosial, bencana alam dan lainnya
Salurkan donasi anda melalui :
Bank BSI 7855 58 8875
An.Yayasan HILMI Persaudaraan Islam.
Konfirmasi 0877 7533 9415

Baca Juga :







