
Hilal Merah Indonesia, BEKASI - Menindaklanjuti laporan masyarakat ihwal adanya seorang anak yang sakit keras dengan kondisi yang memprihatinkan, Tim HILMI Kota Bekasi bersama DPC FPI Cikarang Barat yang dikomandani Ustadz Mirza, Jumat malam (27/08) menyambangi sebuah kontrakan di Kampung Cikedokan RT 03/11, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Bekasi di mana Kanaya (14), seorang yatim piatu yang terbaring lemah tak berdaya, tak mampu berobat ke rumah sakit karena ketiadaan biaya.

Kanaya yang tinggal mengontrak bersama ketiga kakaknya Miftahuda (29), Reza (27) serta Mutiara (22) diketahui mengalami gizi buruk, pembengkakan lambung dan paru paru kronis.
Meski sebelumnya telah berobat ke klinik, namun saat disarankan untuk dirawat di rumah sakit terkendala biaya. Dan malam itu juga, dengan sigap Tim HILMI Kota Bekasi melakukan pemeriksaan dan tindakan infus sementara.
Sesaat usai berunding dengan pihak keluarga, akhirnya TIM HILMI Kota Bekasi membawa Kanaya yang lemah itu menuju RSUD Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan perawatan selanjutnya.
Hasil pemeriksaan oleh pihak RSUD Bekasi diketahui kadar hemoglobin-nya turun drastic dan harusdi lakukan tranfusi darah. Pemeriksaan lanjutan pun telah dilakukan Senin (30/07).

Di sisi lain sebagai bentuk kepedulian, penggalangan dana pun terus dilakukan HILMI-FPI Kota Bekasi serta peran masyarakat, bersinergi bahu mambahu untuk membantu kesembuhan Kanaya.
Setelah kurang lebih 6 hari di rumah sakit, Kamis sore, (2/8) akhirnya Kanaya diperbolehkan pulang dengan kondisi segar dan jauh lebih baik dari sebelumnya, bahkan saat Tim HILMI-FPI Kota Bekasi berkunjung ke tempat tinggalnya di kontrakan yang berukurannya kurang lebih 3x4 meter tersebut, nampak sudah bisa makan maupun minum.
Adapun donasi hasil penggalangan dana telah digunakan untuk biaya pengobatan serta makanan. Selebihnya juga telah dialokasikan untuk kebutuhannya lainnya seprti tempat tidur dan lemari serta uang yang dapat digunakan sehari-hari.

HILMI-FPI Kota Bekasi mengucapkan banyak terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu Kanaya dalam proses penyembuhannya. (RG/Kontributor Bekasi)







